-->

KELAS 8 MATERI 1

 SISTEM TRANSPORTASI

A.Pada Tumbuhan



Pengertian transportasi pada tumbuhan adalah proses pengambilan dan pengeluaran zat-zat ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Tanaman memiliki sistem transportasi yang mengalirkan air dan garam mineral (ion-ion) dari tanah yang diserap oleh akar, dan dialirkan ke berbagai aerial tanaman melalui batang.

Transportasi Intravaskuler

Istilah intravaskuler berasal dari kata intra yaitu “dalam” dan vaskuler yaitu “pembuluh, maka dapat didefinisikan bahwa transportasi intravaskuler merupakan pengangkutan air dan zat hara melalui pembuluh angkut yaitu xylem dan floem. Proses pengangkutan dalam pembuluh ini terjadi secara vertical yang berarti pengangkutan air ke daun melalui pembuluh xylem, sedangkan pengangkutan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan dilakukan oleh pembuluh floem.

Transportasi Ekstravaskuler

Kebalikan dari transportasi intravaskuler, transportasi ekstravaskuler merupakan pengangkutan air dan zat hara tanpa melalui pembuluh angkut baik xylem maupun floem. Pengangkutan ini berjalan dari sel ke sel dan biasanya dengan arah horizontal, dimana dimulai dari epidermis rambut akar, kemudian masuk ke lapisan korteks, lalu ke endodermis dan sampai pada berkas pembuluh angkut. Transportasi ini dapat dibedakan menjadi dua yaitu simplas dan apoplas.

  • Simplas, yaitu system pengangkutan zat dan air pada sel atau jaringan hidup melalui sitosol yang saling bersambungan dan dihubungkan oleh plasmodesmata.
  • Apoplas, yaitu system pengangkutan zat dan air pada sel atau jaringan mati melalui dinding sel dan ruang antar sel. Namun, tidak terjadi jika melalui endodermis karena adanya pita kaspari.
Zat pelarut adalah zat yang melarutkan zat lain salah satu contohnya adalah adalah air. Adapun zat terlarut adalah zat yang larut dalam zat lain, misalnya mineral tanah dan zat gula hasil fotosintesis. Jaringan yang dilalui oleh air ketika masuk ke akar adalah epidermis → korteks → endodermis → perisikel → xilem.
    Penyebab air di dalam xilem dapat bergerak ke atas melawan gravitasi adalah 
    • Daya kapilaritas Batang. Daya kapilaritas batang dipengaruhi oleh adanya gaya kohesi dan adhesi. Kohesi merupakan kecenderungan suatu molekul untuk dapat berikatan dengan molekul lain yang sejenis. Adhesi adalah kecenderungan suatu molekul untuk dapat berikatan dengan molekul lain yang tidak sejenis. Melalui gaya adhesi, molekul air membentuk ikatan yang lemah dengan dinding pembuluh. Melalui gaya kohesi akan terjadi ikatan antara satu molekul air dengan molekul air lainnya. Hal ini akan menyebabkan terjadinya tarik menarik antara molekul air yang satu dengan molekul air lainnya di sepanjang pembuluh xilem.
    • Daya Isap Daun. Selain disebabkan oleh gaya kohesi dan adhesi, naiknya air ke daun disebabkan oleh penggunaan air dibagian daun atau yang disebut dengan daya isap daun. Air dimanfaatkan oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis. Pada daun, air juga mengalami penguapan. Penguapan air oleh daun disebut transpirasi. Penggunaan air oleh bagian daun akan menyebabkan terjadinya tarikan terhadap air yang berada pada bagian xilem, sehingga air yang ada pada akar dapat naik ke daun.

    _________________________________________________________________________


     Ayo kamu jawab pertanyaan untuk mendapatkan nilai keaktifan dari bu guru ya....
    1.Apa yang dimaksud :
    a.transportasi intravaskuler
    b.transportasi ekstravaskuler
    c.daya kapilaritas batang
    d.daya isap daun
    Segera kirim jawabanmu ke WA Bu Lia ya.....
    Semangat belajar...ingat pesan ibu ...jaga jarak,hindari kerumunan,cuci tangan dengan sabun dan pakai masker ya!



    0 Response to "KELAS 8 MATERI 1"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel