Materi Objek IPA dan Pengamatannya
Objek IPA dan Pengamatannya
Kelas 7 SMP
IPA adalah ilmu yang mempelajari
segala sesutu yang berada di sekitar kita baik yang hidup maupun yang mati.
Di dalam menemukan konsep-konsep
IPA, maka para ilmuwan melakukan kegiatan penyelidikan yang disebut observasi
(pengamatan). IPA berkembang melalui proses penelitian yang dilakukan
oleh ilmuwan.
Penelitian yang dilakukan ilmuwan
harus melalui langkah-langkah yang terencana dan sistematis untuk memperoleh
informasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Langkah-langkah yang harus
dilakukan dalam melakukan penelitian tersebut dinamakan metode ilmiah.
Metode ilmiah merupakan
proses keilmuan untuk mendapatkan pengetahuan (dari pemecahan masalah dan mengetahui penyebabnya) secara sistematis
sehingga dapat diperoleh simpulan yang dapat dipercaya (valid).
Langkah-langkah
Metode Ilmiah
1. Melakukan observasi awal
Obervasi dilakukan untuk mengamati
keadaan awal objek penelitian, menganalisis sifat-sifat objek yang diteliti.
2. Merumuskan masalah
Merumuskan masalah adalah kegiatan
menemukan dan menentukan permasalahan yang akan diangkat dalam penelitian.
3. Merumuskan hipotesis (dugaan
sementara)
Hipotesis adalah membuat rumusan
awal (prediksi) terhadap hasil dari permasalahan yang diangkat.
4. Melakukan eksperimen
Eksperimen adalah melakukan
percobaan untuk membuktikan hiptesis, dengan mengendalikan variabel-variabel
penelitian.
5. Melakukan analisis hasil
Analisis hasil dikembangkan dari
rumusan hipotesis yang telah dibuat, untuk mengetahui apakah hipotesis yang
dibuat dapat menjelaskan fenomena permasalahan yang terjadi atau tidak.
6. Menarik simpulan
Setelah hasil dianalisis dan
dihubungkan dengan hipotesis, peneliti dapat menarik simpulan yang menjelaskan
hubungan-hubungan tersebut dengan singkat dan jelas.
Proses Penyelidikan IPA
Proses penyelidikan IPA meliputi
tiga tahap, yaitu pengamatan, membuat inferensi, dan mengkomunikasikan.
1. Pengamatan
Pengamatan adalah proses
mengumpulkan data dan informasi tentang benda yang sedang diselidiki.
Pengamatan dapat dilakukan dengan
bantuan indera manusia maupun alat. Misalnya mengamati perubahan warna larutan
dapat dilakukan dengan indera penglihatan (mata), atau melakukan pengamatan
terhadap bakteri menggunakan bantuan mikroskop.
2. Membuat Inferensi
Membuat inferensi artinya adalah
merumuskan penjelasan berdasarkan data dan informasi yang telah dikumpulkan
pada saat pengamatan.
Penjelasan tersebut digunakan untuk
menemukan hubungan antar aspek yang diamati dan membuat hipotesis (dugaan
sementara).
3. Mengkomunikasikan
3. Mengkomunikasikan
Setelah semua penjelasan dirumuskan
dengan baik, langkah berikutnya adalah mengkomunikasikan hasil penyelidikan
baik dalam bentuk tulisan maupun lisan.
Data-data pendukung yang dapat
dikomunikasikan, misalnya tabel, grafik, bagan atau gambar.
Objek IPA
Objek yang dipelajari dalam IPA
adalah seluruh benda di alam dengan segala interaksinya untuk dipelajari pola-
pola keteraturannya.
Objek IPA dapat
berupa benda berukuran sangat kecil (mikroskopis), misalnya bakteri, virus, dan
atom atau benda yang berukuran sangat besar seperti lautan, bumi, dan tata
surya.
Bagian-Bagian IPA
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
dikelompokkan menjadi empat bagian sebagai berikut.
1. Fisika
Fisika adalah ilmu yang mempelajari
tentang aspek mendasar alam, seperti materi, energi, cahaya, gerak panas dan
berbagai gejala fisik alam lainnya.
2. Kimia
Kimia adalah ilmu yang mempelajari
segala sesuatu mengenai materi dan perubahannya serta interaksi antar materi
yang satu dengan materi yang lain.
3. Biologi
Biologi adalah cabang IPA yang
mempelajari sistem kehidupan mulai dari ukuran yang kecil sampai dengan
lingkungan yang sangat luas.
4. Ilmu Bumi dan Antariksa
Ilmu Bumi dan Antariksa merupakan
cabang IPA yang mempelajari tentang asal mula bumi, perkebangan dan keadaannya
saat ini, bintang, planet dan berbagai benda langit lainnya.
Pengukuran IPA
Pengukuran dapat
diartikan sebagai kegiatan mengukur suatu besaran dari objek atau benda. Pengertian
pengukuran tersebut menunjukkan bahwa dalam kegiatan mengukur
dibutuhkan alat ukur yang sesuai dengan besarannya.
Sedangkan mengukur adalah
membandingkan nilai besaran yang diukur dengan alat ukur yang sesuai, misalnya
mengukur lebar meja dengan mistar, mengukur kecepatan lari dengan stopwacth,
atau mengukur massa benda dengan neraca.
Coba kamu perhatikan, alat ukur apa saja yang biasa kamu gunakan di rumah dalam kegiatan sehari-hari? Apa saja benda-benda yang kamu ukur?....ayo berpikir!


0 Response to "Materi Objek IPA dan Pengamatannya"
Posting Komentar